Daily News | Jakarta – Apa yang dikatakan Thomas Trikasih Lembong, mantan Menteri Perdagangan (Mendag) RI kepada sahabatnya, tokoh nasional Anies Baswedan saat dijebloskan ke tahanan? Pesan yang tidak dilaksanakan oleh Anies. Cucu Pahlawan Nasional AR Baswedan ini justru memilih pasang badan bagi Tom Lembong.
“Harus tega. Harus tega. Jangan kompromi. Jangan terlalu emosional atau berbelas kasihan kepada saya. Ada perjuangan yang lebih luas dan lebih penting,” kata Tom Lembong, sapaan akrabnya, sebagaimana dikutip KBA News dari kanal YouTube Info A1 Kumparan, Senin, 25 Agustus 2025.
Hal tersebut dikatakan Tom Lembong saat kali pertama bersua tokoh nasional Anies Rasyid Baswedan usai menjadi tersangka kasus dugaan kasus impor gula semasa menjabat sebagai Mendag RI.
“Saya sudah siap. Tidak kaget. Ini risiko politik. Dari dulu sudah komit akan membayar harga yang harus dibayar. Yang kedua, semakin yakin bahwa ini perjuangan yang lebih luas daripada individu diri saya sendiri,” kata Tom Lembong yang alumnus Universitas Harvard AS tersebut.
Di hadapan Pemimpin Redaksi Kumparan, Arifin Asydhad, Tom Lembong juga menyatakan suara hati nurani tentang dirinya dan Anies.
‘’Yang jelas, saya akan terus satu paket dengan Pak Anies. Itu suara nurani saya. Suka tidak suka. Terasa sekali saya dan Pak Anies itu seperti Yin and Yang,’’ kata Tom Lembong.
Tom Lembong ini, menurut Anies, adalah orang yang langka. Sebab, begitu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, mantan Mendag RI itu menegaskan bahwa tidak ada kompromi dengan dirinya. ‘’Istilahnya jangan nego, tidak minta bantuan, jangan kompromi dan lain-lain,’’ ujar dia. (DJP)