Daily News Indonesia
Rabu, Januari 14, 2026
  • Home
  • News
    • All
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Politics
    • Science
    Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita

    Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita

    NGO: wacana Pilkada tak langsung didukung elite partai namun ditolak rakyat

    NGO: wacana Pilkada tak langsung didukung elite partai namun ditolak rakyat

    Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

    Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

    KUHP–KUHAP resmi berlaku,  penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

    KUHP–KUHAP resmi berlaku, penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

    Dino Patti Djalal puji sikap tegas Anies Baswedan soal Venezuela

    Dino Patti Djalal puji sikap tegas Anies Baswedan soal Venezuela

    LBH Muhammadiyah desak polda uji forensik independen ijazah Jokowi

    LBH Muhammadiyah desak polda uji forensik independen ijazah Jokowi

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Tech
    • All
    • Apps
    Jawaban obyektif AI jika ditanya apakah Jokowi presiden terburuk di dunia

    Jawaban obyektif AI jika ditanya apakah Jokowi presiden terburuk di dunia

    Petra Christian University raih marketplace berbasis AI terbaik di Asia

    Petra Christian University raih marketplace berbasis AI terbaik di Asia

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Lifestyle
    • All
    • Budaya
    • Health
    • Travel
    Berlebaran gaya Betawi: Habib, Mudik, Milir, hingga ngejot

    Berlebaran gaya Betawi: Habib, Mudik, Milir, hingga ngejot

    Restoran Kanibal: Menu Daging Manusia

    Restoran Kanibal: Menu Daging Manusia

    Restoran Kanibal Menyuguhkan Daging Manusia Itu Memang Ada!

    Restoran Kanibal Menyuguhkan Daging Manusia Itu Memang Ada!

    Ini Khasiat Jahe Merah dan Pinang Muda untuk Vitalitas Pria

    Ini Khasiat Jahe Merah dan Pinang Muda untuk Vitalitas Pria

    Kearifan Lokal dan Budaya Masa Silam yang Hampir Punah

    Kearifan Lokal dan Budaya Masa Silam yang Hampir Punah

    Lebih Akrab dengan Pengobatan Kepret Ala Sinshe Awi Bagian I

    Lebih Akrab dengan Pengobatan Kepret “Ala” Sinshe Awi (Bagian I)

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Kolom
  • Entertainment
    • All
    • Movie
    • Sports
    Timnas Garuda menuju piala dunia 2026

    Timnas Garuda menuju piala dunia 2026

    Islamofobia ala Bollywood:  akankah menular ke Indonesia?

    Islamofobia ala Bollywood: akankah menular ke Indonesia?

  • DNI TV
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • All
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Politics
    • Science
    Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita

    Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita

    NGO: wacana Pilkada tak langsung didukung elite partai namun ditolak rakyat

    NGO: wacana Pilkada tak langsung didukung elite partai namun ditolak rakyat

    Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

    Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

    KUHP–KUHAP resmi berlaku,  penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

    KUHP–KUHAP resmi berlaku, penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

    Dino Patti Djalal puji sikap tegas Anies Baswedan soal Venezuela

    Dino Patti Djalal puji sikap tegas Anies Baswedan soal Venezuela

    LBH Muhammadiyah desak polda uji forensik independen ijazah Jokowi

    LBH Muhammadiyah desak polda uji forensik independen ijazah Jokowi

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Tech
    • All
    • Apps
    Jawaban obyektif AI jika ditanya apakah Jokowi presiden terburuk di dunia

    Jawaban obyektif AI jika ditanya apakah Jokowi presiden terburuk di dunia

    Petra Christian University raih marketplace berbasis AI terbaik di Asia

    Petra Christian University raih marketplace berbasis AI terbaik di Asia

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Lifestyle
    • All
    • Budaya
    • Health
    • Travel
    Berlebaran gaya Betawi: Habib, Mudik, Milir, hingga ngejot

    Berlebaran gaya Betawi: Habib, Mudik, Milir, hingga ngejot

    Restoran Kanibal: Menu Daging Manusia

    Restoran Kanibal: Menu Daging Manusia

    Restoran Kanibal Menyuguhkan Daging Manusia Itu Memang Ada!

    Restoran Kanibal Menyuguhkan Daging Manusia Itu Memang Ada!

    Ini Khasiat Jahe Merah dan Pinang Muda untuk Vitalitas Pria

    Ini Khasiat Jahe Merah dan Pinang Muda untuk Vitalitas Pria

    Kearifan Lokal dan Budaya Masa Silam yang Hampir Punah

    Kearifan Lokal dan Budaya Masa Silam yang Hampir Punah

    Lebih Akrab dengan Pengobatan Kepret Ala Sinshe Awi Bagian I

    Lebih Akrab dengan Pengobatan Kepret “Ala” Sinshe Awi (Bagian I)

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Kolom
  • Entertainment
    • All
    • Movie
    • Sports
    Timnas Garuda menuju piala dunia 2026

    Timnas Garuda menuju piala dunia 2026

    Islamofobia ala Bollywood:  akankah menular ke Indonesia?

    Islamofobia ala Bollywood: akankah menular ke Indonesia?

  • DNI TV
No Result
View All Result
Daily News Indonesia
No Result
View All Result
Home News Hukum

KUHP–KUHAP resmi berlaku, penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

10 Januari 2026
in Hukum
0
KUHP–KUHAP resmi berlaku,  penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

Daily News | Jakarta – Peneliti Spektrum Demokrasi Indonesia Dwi Nugroho Marsudianto menuturkan diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru mulai tanggal 2 Januari 2026, menjadi titik balik penting dalam perjalanan demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.

Pembaruan KUHP dan KUHAP membuka peluang besar untuk menghadirkan sistem hukum pidana yang lebih manusiawi, berkeadilan, dan relevan dengan perkembangan zaman. Namun di saat yang sama, sejumlah pasal krusial masih memuat isu serius mengenai demokrasi, kebebasan sipil, dan kepastian hukum.

RelatedPosts

Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita

LBH Muhammadiyah desak polda uji forensik independen ijazah Jokowi

Genderang perang: tersangka tantang validitas ijazah Jokowi, persoalkan jeratan UU ITE

“Dari sisi sejarah hukum, ini langkah penting. Indonesia akhirnya memiliki hukum pidana nasional yang dirancang sendiri. Tetapi di saat yang sama, kita sedang menguji apakah negara mampu menegakkan hukum secara adil tanpa tergelincir ke dalam praktik represif,” ujar Dwi Nugroho Marsudianto kepada KBA News, di Jakarta, Sabtu, 3 Januari 2026.

Kriminolog Universitas Indonesia ini menjelaskan, KUHP baru membawa sejumlah perubahan mendasar. Negara mengedepankan pendekatan pemidanaan yang lebih proporsional dan memberi ruang besar pada keadilan restoratif. Hukum penjara tidak lagi diposisikan sebagai satu-satunya solusi.

“Data Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menunjukkan kapasitas lembaga pemasyarakatan (Lapas) sepanjang tahun 2025 masih kelebihan penduduk lebih dari 90 persen,” katanya.

Kondisi ini, menurutnya, membuat pemidanaan penjara kerap tidak efektif dan tidak manusiawi. Karenanya, ancaman pidana denda, kerja sosial, hingga pelatihan di luar penjara mampu menjadi langkah rasional untuk menekan kapasitas Lapas.

Di sisi prosedural, KUHAP yang baru menggantikan UU Nomor 8 Tahun 1981 dengan tujuan menyesuaikan mekanisme penyidikan, penghapusan, penghentianan, dan persidangan dengan perkembangan hukum modern.

Pemerintah menegaskan bahwa KUHAP baru akan memperkuat kepastian hukum, memperjelas kewenangan aparat penegak hukum, serta meningkatkan perlindungan hak tersangka dan korban.

Namun, Dwi Nugroho mengingatkan bahwa optimisme ini harus dibarengi kewaspadaan. Sejumlah pasal dalam KUHP baru dinilai rawan menimbulkan tafsir berlebihan dan berpotensi menekan kebebasan sipil.

Salah satu yang paling banyak dihukum adalah pasal pelanggaran terhadap presiden, wakil presiden, dan lembaga negara. Pasal ini mengatur ancaman pidana bagi perbuatan yang dianggap merugikan kehormatan atau martabat pejabat negara.

“Masalahnya ada pada definisi. Apa yang dimaksud dengan penghinaan sangat bergantung pada tafsir aparat dan hakim. Jika aparat tidak mempunyai perspektif demokrasi yang kuat, kritik keras, sindiran politik, atau ekspresi mengecewakan masyarakat bisa dengan mudah dianggap sebagai penghinaan,” kata Dwi.

Kandidat Doktor Hukum ini memaparkan, isu lain yang tidak kalah krusial adalah pengaturan mengenai unjuk rasa dan ekspresi publik. Beberapa pasal yang mengatur sanksi pidana terhadap tindakan kejahatan yang dianggap mengganggu urusan umum atau dilakukan tanpa prosedur tertentu. Dalam konteks Indonesia yang memiliki tradisi panjang gerakan pelajar dan aksi sipil, pasal-pasal ini dinilai sensitif dan harus diterapkan dengan kehati-hatian tinggi.

Dari sisi KUHAP, muncul kekhawatiran terhadap besarnya kewenangan aparat penegak hukum dalam tahap penyidikan dan tersingkir. Meski pemerintah menyatakan semua tindakan tetap harus tunduk pada prinsip due process of law, pengalaman praktik hukum selama ini menunjukkan bahwa cakupan kewenangan masih sering terjadi, terutama terhadap kelompok rentan dan masyarakat kecil.

Sepanjang tahun 2025, data dari berbagai lembaga bantuan hukum menunjukkan pengaduan masyarakat terkait penangkapan dan pengasingan sewenang-wenang masih tinggi. Terutama dalam kasus-kasus politik, konflik agraria, dan kebebasan berekspresi. Dalam konteks ini, pemberlakuan KUHAP baru menjadi ujian serius bagi komitmen negara terhadap proses hukum.

“KUHAP baru memberi kerangka hukum yang lebih tegas bagi aparatur. Pertanyaannya, apakah budaya hukumnya sudah siap? Tanpa pengawasan yang kuat, kewenangan luas justru bisa berubah menjadi alat represif,” jelas Dwi.

Selain itu, ketentuan pidana terkait moralitas, seperti hubungan di luar pernikahan, juga memicu terjadinya hal yang luas. Meski delik ini bersifat aduan, Dwi menilai negara masih masuk terlalu jauh ke ruang privat warga. Dalam masyarakat yang maju dan terus berubah, intervensi hukum pidana terhadap kehidupan pribadi berpotensi memicu kriminalisasi dan konflik sosial.

“Ini bukan sekedar soal moralitas, tapi soal relasi kekuasaan. Dalam masyarakat yang timpang, pasal seperti ini rawan dipakai untuk menekan kelompok tertentu, terutama perempuan dan kelompok rentan,” tandas Dwi.

Tenaga Ahli DPR RI menilai keberhasilan penerapan KUHP dan KUHAP baru sangat ditentukan oleh tiga hal, yakni kualitas penegakan hukum, peraturan turunan yang jelas, serta pengawasan publik yang konsisten. Tanpa ketiganya, hukum pidana berisiko menjadi instrumen kekuasaan, bukan sarana keadilan.

Dwi menekankan pentingnya peran masyarakat sipil, media, akademisi, dan lembaga independen untuk terus mengawal implementasi KUHP dan KUHAP. Transparansi dalam penegakan hukum, keberanian hakim menjaga independensi, serta komitmen aparat terhadap hak asasi manusia menjadi kunci agar era baru hukum pidana benar-benar membawa kemajuan.

“Reformasi hukum pidana adalah keniscayaan. KUHP dan KUHAP baru bisa menjadi instrumen kemajuan jika dijalankan dengan integritas, akuntabilitas, dan pengawasan publik. Jika tidak, kita berisiko merusak demokrasi yang dikemas dalam bahasa reformasi hukum,” tutupnya. (AM)

Tags: Kitab Undang-Undang Hukum Acara PidanaKitab Undang-Undang Hukum PidanaKUHAPKUHPpenegak hukumujian integritas
SendShareTweet

Related Posts

Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita
Hukum

Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita

10 Januari 2026
LBH Muhammadiyah desak polda uji forensik independen ijazah Jokowi
Hukum

LBH Muhammadiyah desak polda uji forensik independen ijazah Jokowi

10 Januari 2026
Genderang perang: tersangka tantang validitas ijazah Jokowi, persoalkan jeratan UU ITE
Hukum

Genderang perang: tersangka tantang validitas ijazah Jokowi, persoalkan jeratan UU ITE

26 Desember 2025
Kepalsuan Ijazah Jokowi aman karena dilindungi oleh Aparat yang Bermasalah
Hukum

Kepalsuan Ijazah Jokowi aman karena dilindungi oleh Aparat yang Bermasalah

12 Desember 2025
Putusan MK : memutus praktik dwi fungsi polri warisan presiden Jokowi
Hukum

Putusan MK : memutus praktik dwi fungsi polri warisan presiden Jokowi

22 November 2025
Perwakilan UGM panik menjawab pertanyaan ketua majelis sidang KIP soal dugaan ijazah palsu Jokowi
Hukum

Perwakilan UGM panik menjawab pertanyaan ketua majelis sidang KIP soal dugaan ijazah palsu Jokowi

22 November 2025
Next Post
Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita
Hukum

Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita

10 Januari 2026
0

Harapan kita, tahun ini Prabowo menuntaskan semua masalah hukum. Jangan lagi kita tersandera kasus yang remeh-temeh tapi bisa menjadi abuse...

Read more
NGO: wacana Pilkada tak langsung didukung elite partai namun ditolak rakyat

NGO: wacana Pilkada tak langsung didukung elite partai namun ditolak rakyat

10 Januari 2026
Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

10 Januari 2026
KUHP–KUHAP resmi berlaku,  penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

KUHP–KUHAP resmi berlaku, penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

10 Januari 2026
Dino Patti Djalal puji sikap tegas Anies Baswedan soal Venezuela

Dino Patti Djalal puji sikap tegas Anies Baswedan soal Venezuela

10 Januari 2026
Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita
Hukum

Di tahun 2026, masalah politik dan hukum harus tuntas agar tidak membebani kita

10 Januari 2026
0

Harapan kita, tahun ini Prabowo menuntaskan semua masalah hukum. Jangan lagi kita tersandera kasus yang remeh-temeh tapi bisa menjadi abuse...

Read more
NGO: wacana Pilkada tak langsung didukung elite partai namun ditolak rakyat

NGO: wacana Pilkada tak langsung didukung elite partai namun ditolak rakyat

10 Januari 2026
Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

Serang Venezuela cara Trump beri sinyal ke China dan Rusia, AS masih digdaya

10 Januari 2026
KUHP–KUHAP resmi berlaku,  penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

KUHP–KUHAP resmi berlaku, penegak hukum dihadapkan pada ujian integritas

10 Januari 2026
Dino Patti Djalal puji sikap tegas Anies Baswedan soal Venezuela

Dino Patti Djalal puji sikap tegas Anies Baswedan soal Venezuela

10 Januari 2026
Daily News Indonesia

Sepekan - Samari - Sam Traveler

Navigate Site

  • Home
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
  • Info Iklan
  • Indeks
  • KBA News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Tech
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Entertainment
  • DNI TV

Sepekan - Samari - Sam Traveler